| Saturday, June 30, 2007 |
| Milad Kakak yang ke-3 |

Alhamdulillah.. Alhamdulillah... kami masih di ijinkan untuk menikmati moment bahagia ini...
Happy Milad ke 3 pangeran Sulungku...
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya untukmu nak... mengijinkanmu menjadi hamba Allah yang beriman kepada-Nya, memiliki islam dalam setiap perbuatan dan perkataan, memiliki akhlak yang mulia, memiliki ilmu yang bermanfaat bagi saudara seiman, penyayang ummi, abi dan adik-adikmu, Penyejuk hati ummi&abi serta orang2 terdekatmu... Amiin.... Ya Robbal Alamin...
Sungguh Allah Maha besar... melihatmu tumbuh sehat dan kuat... adalah nikmat yang tak terkira... melihatmu menjadi "laki"2 yang berjiwa besar... sungguh membuat ummi bangga...
Pangeran sulungku... belajarlah untuk bersabar... karena semua yang terjadi, melalui suatu proses... tak ada yang langsung bisa menjadi seperti yang kita harapkan... karena itu... nikmatilah setiap proses pembelajaran... bersabarlah pangeranku...
Terima kasih untuk semuanya pangeran ku... Dan tetaplah menjadi pengingat ummi akan Kebesaran-Nya... Amiin... |
posted by ummu_faiq @ 8:00 AM  |
|
|
| Thursday, June 14, 2007 |
| ... Jikalah ... |
Setiap hari adalah proses pembelajaran... semoga setiap pembelajaran kita tercatat sebagai usaha menuju kebaikan. Amiin... Ngomong-ngomong tentang pembelajaran, apakah kita tipe orang yang menghargai setiap proses pembelajaran, baik pembelajaran dalam diri kita sendiri maupun orang lain?
Allah mengijinkan saya menemukan tulisan bagus ini... Ya.. tulisan ini seperti menampar dan menguliti saya... Yook kita belajar dari tulisan ini :)
sebelumnya saya ucapkan terima kasih ke Mba' Aida atas tulisannya, semoga Allah mencatatnya sebagai amal kebajikan... amiin..
=============== Jikalah.. by Aida Sari
Jikalah derita akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa, Sedang ketegaran akan lebih indah dikenang nanti.
Jikalah kesedihan akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa tidak dinikmati saja, Sedang ratap tangis tak akan mengubah apa-apa.
Jikalah luka dan kecewa akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa mesti dibiarkan meracuni jiwa, Sedang ketabahan dan kesabaran adalah lebih utama.
Jikalah kebencian dan kemarahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa mesti diumbar sepuas jiwa, Sedang menahan diri adalah lebih berpahala.
Jikalah kesalahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa mesti tenggelam di dalamnya, Sedang taubat itu lebih utama.
Jikalah harta akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa mesti ingin dikukuhi sendiri, Sedang kedermawanan justru akan melipat gandakannya.
Jikalah kepandaian akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa mesti membusung dada dan membuat kerusakan di dunia, Sedang dengannya manusia diminta memimpin dunia agar sejahtera.
Jikalah cinta akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa mesti ingin memiliki dan selalu bersama, Sedang memberi akan lebih banyak menuai arti.
Jikalah bahagia akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa mesti dirasakan sendiri, Sedang berbagi akan membuatnya lebih bermakna
Jikalah hidup akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa mesti diisi dengan kesia-siaan belaka, Sedang begitu banyak kebaikan bisa dicipta.
Suatu hari nanti, Saat semua telah menjadi masa lalu Aku ingin ada di antara mereka Yang bertelekan di atas permadani Sambil bercengkerama dengan tetangganya Saling bercerita tentang apa yang telah dilakukannya di masa lalu Hingga mereka mendapat anugerah itu.
[(Duhai kawan, dulu aku miskin dan menderita, namun aku tetap berusaha senantiasa bersyukur dan bersabar. Dan ternyata, derita itu hanya sekejap saja dan cuma seujung kuku, di banding segala nikmat yang kuterima di sini)-
(Wahai kawan, dulu aku membuat dosa sepenuh bumi, namun aku bertobat dan tak mengulang lagi hingga maut menghampiri. Dan ternyata, ampunan-Nya seluas alam raya, hingga sekarang aku berbahagia)]
Suatu hari nanti Ketika semua telah menjadi masa lalu Aku tak ingin ada di antara mereka Yang berpeluh darah dan berkeluh kesah: Andai di masa lalu mereka adalah tanah saja.
[(Duhai! harta yang dahulu kukumpulkan sepenuh raga, ilmu yang kukejar setinggi langit, kini hanyalah masa lalu yang tak berarti. Mengapa dulu tak kubuat menjadi amal jariah yang dapat menyelamatkanku kini?)-
(Duhai! nestapa, kecewa, dan luka yang dulu kujalani, ternyata hanya sekejap saja dibanding sengsara yang harus kuarungi kini. Mengapa aku dulu tak sanggup bersabar meski hanya sedikit jua?)] =====================
*Hasbunallah wa ni'mal wakiil ni'mal maula wani'mannashiir( Ali Imran : 173)"Cukuplah Allah bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung"
*Hasbiyallahu lailahaillahuwa alaihi tawakaltu wahuwa robbul 'arsyil azhiim (At Taubah : 129)"Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arasy yang agung." |
posted by ummu_faiq @ 3:41 PM  |
|
|
|
| -blank- |
sebenarnya... hampir 1 bulan saya sedang mempersiapkan diri terutama hati atas perubahan yang nanti akan terjadi. :)
tapi kenapa harus jadi gundah, kenapa harus gelisah ya? padahal.. bukankah setiap hari secara tak sadar saya selalu menemui perubahan... mungkin jenis dan efek dari perubahan tersebut sifatnya sementara? atau efeknya hanya hari itu juga...
Tapi... bukankah... hidup di dunia ini sementara? bukankah... apa yang kita lakuin sekarang akan kita pertanggung jawabkan?.... bukankah... bukankah... :) |
posted by ummu_faiq @ 3:16 PM  |
|
|
| Sunday, June 10, 2007 |
| - " D I A M " - |
Sekarang mungkin sudah saatnya saya diam.... dari segala perkataan yang tak berguna dari setiap reaksi karena sebuah aksi yang menggoda dari setiap perbuatan yang sia-sia...
Mungkin... sudah saatnya saya diam... saat jiwa hampir terlupakan firahnya saat raga sering terdholimi perannya mungkin juga rindu kepada-Nya hampir tersisihkan
Ya... ada baiknya saya akan diam... sambil terus mempelajari proses kehidupan mengumpulkan kembali kesempatan yang pernah kuserakan sambil berharap Ridho-Nya kan datang
Ya Rohman Ya Rohim... terima kasih atas semua nikmat-MU... semuanya sempurna... maafin aq yang pernah menanyakan bahkan tak percaya akan garis kehidupanku...
Ya Ghofur... ampuni hambamu ini... atas semua khilaf dan dosa... perkataan dan perbuatan.. Ihdinash-shiraathal-mustaqiim.. Ihdinash-shiraathal-mustaqiim.... Ihdinash-shiraathal-mustaqiim...
Ya Allah... tlah semakin dekat batas waktuku... semoga nantinya kau ijinkan aq untuk khusnul khotimah...
**** Happy B'Day **** Terima kasih untuk setiap hati yang sudi mengingat akan diri... :) |
posted by ummu_faiq @ 9:00 AM  |
|
|
|
| about me |

Dalam dunia yang fana ini, saya mempunyai peran untuk menjadi anak pertama dari tiga bersaudara, menjadi seorang kakak, menjadi seorang istri dan menjadi seorang Ibu dari Faiq , Faruq(Alm.) , Farras & Faiz.
|
| Sebelumnya ... |
|
| Archives |
|
|
| Quotes Today |
"I guarantee...
there will be tough times
I guarantee...
that at some point, one, or both of us is gonna wanna get out of this thing
But I also guarantee...
that if I don’t ask you to be mine,
I will regret it for the rest of my life...
because I know in my heart, that you are the only one for me." |
| Miliknya Temen ... |
|
|
| Monggo komentar ... |
|
|
|